Sumedang, 30 Juli 2026 – Akademi Metrologi dan Instrumentasi (Akmet), Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perdagangan (BPSDMP), Kementerian Perdagangan, kembali memperkuat kerja sama dengan PT Mandiri Transforma Global (MTG) melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama sebagai dasar pelaksanaan perpanjangan kerja sama antara kedua institusi. Penandatanganan tersebut menjadi kelanjutan kemitraan yang telah terjalin selama satu tahun sekaligus menegaskan komitmen Akmet dan MTG dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan dunia industri.
Direktur Akademi Metrologi dan Instrumentasi (Akmet), Vera Firmansyah, menyampaikan bahwa perkembangan industri menuntut perguruan tinggi untuk terus beradaptasi dalam menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja. Oleh karena itu, masukan dari mitra industri menjadi bagian penting dalam pengembangan institusi maupun kurikulum pendidikan.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Akmet memaparkan arah pengembangan institusi melalui rencana pembukaan Program Studi D-IV Metrologi, Program Studi D-IV Mutu, dan Program Studi D-III Mutu. Pengembangan tersebut merupakan respons terhadap meningkatnya kebutuhan tenaga profesional di bidang metrologi, pengujian, dan penjaminan mutu.
“Hampir seluruh stakeholder meminta lulusan D-IV Metrologi. Selain itu, kebutuhan tenaga profesional di bidang mutu juga terus meningkat. Karena itu, pengembangan program studi menjadi salah satu fokus Akmet ke depan,” ujar Direktur Akmet.
Menurut Direktur Akmet, pembukaan program studi baru diharapkan mampu memperluas kontribusi Akmet dalam memenuhi kebutuhan sumber daya manusia nasional sekaligus memperkuat peran pendidikan vokasi dalam mendukung perkembangan industri. Keberhasilan pengembangan tersebut juga memerlukan dukungan dari mitra industri agar penyelenggaraan pendidikan selaras dengan kebutuhan dunia kerja.
Direktur PT Mandiri Transforma Global (MTG), Sahiran Rusli, menyampaikan bahwa kebutuhan tenaga profesional di bidang metrologi terus meningkat seiring berkembangnya industri manufaktur, kendaraan listrik, energi, dan jasa kalibrasi. MTG juga telah merasakan secara langsung kualitas lulusan Akmet yang dinilai mampu beradaptasi dengan baik dan memenuhi kebutuhan perusahaan.
“Akmet sangat dibutuhkan. Saya yakin metrologi memiliki masa depan yang sangat baik di industri Indonesia,” ungkap Direktur MTG.
Direktur MTG turut menyatakan dukungannya terhadap rencana pembukaan Program Studi D-IV Metrologi, Program Studi D-IV Mutu, dan Program Studi D-III Mutu. Menurutnya, pengembangan tersebut merupakan langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan tenaga profesional pada bidang metrologi, pengujian, dan mutu yang terus berkembang. Ia juga mengusulkan agar pengembangan pendidikan metrologi semakin dekat dengan kawasan industri sehingga kebutuhan tenaga kerja di berbagai daerah dapat dipenuhi secara lebih optimal.
Setelah penyampaian sambutan, Direktur Akmet bersama Direktur MTG melaksanakan penandatanganan Kesepakatan Bersama sebagai dasar pelaksanaan perpanjangan kerja sama antara Akmet dan MTG. Penandatanganan tersebut menjadi simbol keberlanjutan komitmen kedua institusi dalam memperkuat kolaborasi pada bidang pendidikan, penelitian, pengembangan kompetensi, serta penyiapan sumber daya manusia metrologi yang unggul.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan profil Akmet oleh Wakil Direktur I Bidang Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan Akmet, Dudi Adi Firmansyah. Dalam paparannya, Wadir I Akmet menjelaskan perkembangan institusi, capaian akreditasi, fasilitas laboratorium, profil lulusan berdasarkan tracer study, hingga roadmap pengembangan Akmet menuju Politeknik Metrologi.
Wadir I Akmet menjelaskan bahwa pengembangan Program Studi D-IV Metrologi, Program Studi D-IV Mutu, dan Program Studi D-III Mutu merupakan bagian dari strategi Akmet untuk memperluas layanan pendidikan vokasi sekaligus memenuhi kebutuhan tenaga profesional pada bidang metrologi dan mutu. Selain itu, sebagian besar lulusan Akmet telah bekerja pada bidang yang sesuai dengan kompetensinya dengan waktu tunggu yang relatif singkat, menunjukkan tingginya kebutuhan industri terhadap lulusan Akmet.
Selanjutnya, Perwakilan MTG, Jovan Putra, memaparkan profil perusahaan, perkembangan layanan, serta peluang karier bagi lulusan Akmet. Dalam paparannya, Jovan Putra menjelaskan bahwa perkembangan layanan kalibrasi dan teknologi di berbagai sektor industri turut meningkatkan kebutuhan tenaga profesional yang memiliki kompetensi metrologi.
Jovan Putra juga mengapresiasi kualitas lulusan Akmet, khususnya dalam kemampuan pengolahan data kalibrasi yang dinilai menjadi salah satu keunggulan lulusan.
“Salah satu yang membedakan lulusan Akademi Metrologi adalah kemampuan dalam pengolahan data kalibrasi. Pengolahan data merupakan bagian penting dalam proses kalibrasi,” jelas Jovan Putra.
Selain sebagai teknisi kalibrasi, lulusan Akmet juga memiliki peluang berkarier pada bidang engineering, pengujian, technical support, hingga technical sales. Kompetensi teknis yang dimiliki lulusan Akmet dinilai menjadi modal penting dalam mendukung berbagai sektor industri yang terus berkembang.
Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme mahasiswa. Muhammad Hakim Chasando, mahasiswa semester VI Akmet, dan Friska Aulia Mokoagow, mahasiswa angkatan 2023, turut mengajukan pertanyaan terkait kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja, implementasi kerja sama antara Akmet dan MTG, serta peluang pengembangan karier di dunia industri.
Menanggapi berbagai pertanyaan tersebut, MTG menekankan pentingnya integritas, kemampuan beradaptasi, komunikasi yang baik, serta kemauan untuk terus belajar sebagai bekal utama bagi lulusan dalam memasuki dunia profesional. MTG juga menyampaikan komitmennya untuk memperkuat implementasi kerja sama melalui program magang, rekrutmen langsung di kampus, serta berbagai kegiatan kolaboratif lainnya. Selain itu, MTG kembali menegaskan dukungannya terhadap pembukaan Program Studi D-IV Metrologi, Program Studi D-IV Mutu, dan Program Studi D-III Mutu sebagai langkah strategis dalam memenuhi kebutuhan tenaga profesional di bidang metrologi dan mutu.
Sebagai salah satu implementasi nyata kerja sama antara Akmet dan MTG, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis alumni Akmet, Nadelia Amanda Rahmadani, kepada PT Mandiri Transforma Global. Penyerahan simbolis tersebut menjadi representasi keberhasilan kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam menghasilkan lulusan yang siap bekerja dan berkontribusi sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Pada kesempatan yang sama, Nadelia Amanda Rahmadani turut berbagi pengalaman mengenai perjalanan kariernya sejak lulus dari Akmet hingga bergabung dengan MTG. Ia menyampaikan bahwa kompetensi akademik, pengalaman praktikum, serta pembelajaran yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Akmet menjadi bekal penting dalam menjalankan pekerjaan di dunia industri. Ia juga mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi, memperluas pengalaman, dan memanfaatkan setiap kesempatan belajar sebagai bekal menghadapi dunia kerja.
Melalui Kesepakatan Bersama yang menjadi dasar pelaksanaan perpanjangan kerja sama ini, Akmet dan MTG menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam pengembangan pendidikan vokasi, penelitian terapan, pengembangan kompetensi, program magang, serta penyerapan lulusan. Dukungan MTG terhadap pembukaan Program Studi D-IV Metrologi, Program Studi D-IV Mutu, dan Program Studi D-III Mutu menjadi salah satu wujud nyata kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan siap menjawab kebutuhan sektor metrologi, pengujian, dan mutu di masa depan.



















