Akmet Tingkatkan Kesiapsiagaan Pegawai melalui Simulasi Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

Sumedang, 22 Juli 2026 – Akademi Metrologi dan Instrumentasi (Akmet), Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perdagangan (BPSDMP), Kementerian Perdagangan melalui Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) menyelenggarakan kegiatan Simulasi Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai upaya meningkatkan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta kesiapsiagaan pegawai dalam menghadapi kondisi darurat kebakaran. Kegiatan yang diikuti oleh pengurus dan anggota P2K3 ini diawali di Ruang Rapat Meter Gedung B Lantai 1 Akmet dan dilanjutkan dengan simulasi praktik di area terbuka.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Direktur II Akmet, Dr. Budi Yasri, S.Si., S.Farm., M.S.E., yang menyampaikan sambutan mewakili Direktur Akmet. Dalam sambutannya, Budi Yasri menegaskan bahwa keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan kampus merupakan komitmen mendasar Akmet sebagai perguruan tinggi vokasi yang mengedepankan ketelitian, presisi, dan keselamatan dalam setiap kegiatan akademik maupun praktikum. Ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh sivitas akademika dalam menghadapi potensi bahaya kebakaran melalui pemahaman dan keterampilan penggunaan APAR. Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumedang atas dukungan dan kerja sama dalam memberikan edukasi kepada sivitas akademika Akmet.

Sambutan turut disampaikan oleh perwakilan CV Citra Wulan selaku penyedia APAR merek dagang Queentect. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi komitmen Akmet dalam membangun budaya K3 melalui penyelenggaraan simulasi penggunaan APAR. Ia berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh peserta dapat menjadi bekal dalam menghadapi keadaan darurat kebakaran, baik di lingkungan kampus maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Memasuki sesi materi, Syarif Effendi Badar, S.Sos., M.Si., Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumedang, menyampaikan materi mengenai dasar-dasar penanggulangan kebakaran. Materi yang disampaikan meliputi penyebab dan klasifikasi kebakaran, konsep segitiga api, metode pemadaman, penggunaan APAR sesuai jenis kebakaran, serta langkah-langkah pencegahan dan penanganan keadaan darurat kebakaran.

Selanjutnya, materi disampaikan oleh Citra Herlani, S.Pd., M.MPd., Staf Bidang Pencegahan Seksi Penyuluhan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung. Pada sesi ini, peserta memperoleh pembekalan mengenai teknik penanganan kebakaran, pentingnya upaya pencegahan, serta prosedur keselamatan yang perlu diterapkan sebelum melakukan praktik penggunaan APAR di lapangan.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi di area terbuka. Dalam sesi ini, peserta secara bergantian mempraktikkan penggunaan APAR untuk memadamkan api sesuai prosedur yang benar. Peserta juga berlatih memadamkan api menggunakan handuk basah serta melakukan penanganan awal terhadap kebakaran akibat kebocoran gas. Seluruh praktik dipandu langsung oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumedang yang memberikan arahan dan pendampingan kepada peserta agar setiap teknik penanganan kebakaran dapat dilakukan secara tepat, aman, dan efektif.

Melalui kegiatan ini, Akmet terus berkomitmen memperkuat implementasi budaya K3 di lingkungan kampus. Diharapkan seluruh sivitas akademika memiliki kesiapsiagaan yang lebih baik dalam menghadapi potensi keadaan darurat serta mampu melakukan tindakan awal secara cepat, tepat, dan aman untuk meminimalkan risiko kebakaran, sehingga tercipta lingkungan kampus yang aman, tangguh, dan berbudaya K3.elakukan tindakan awal secara cepat, tepat, dan aman demi terciptanya lingkungan kerja yang selamat, tangguh, dan berbudaya K3.